Senin (7/10/2024). Pada pukul 06.00 WIB semua mahasiswa Teknik Industri Angkatan 22 berkumpul di depan Giri Loka untuk persiapan keberangkatan Studi Ekskursi dengan rute Pasuruan – Bali yang akan berlangsung selama 4 hari mulai dari tanggal 7 Oktober 2024 hingga 10 Oktober 2024. Studi Ekskursi ini dilakukan sebagai pengetahuan langsung mengenai bagaimana kondisi lapangan mengenai manajemen industri dan manufaktur industri.
Kegiatan diawali pada pukul 6 pagi (7/10/2024) dengan seluruh mahasiswa Teknik Industri Angkatan 22 (atau yang memiliki sebutan “Enzigo”) berkumpul untuk persiapan dan registrasi pemberangkatan ke kunjungan pertama yang dimana Enzigo dibagi menjadi 2 kelompok untuk berkunjung ke salah satu tujuan kunjungan pertama yaitu PT Yakult Indinesia Persada yang berada di Ngoro-Mojokerto dan PT Atlantik Biru Raya yang berada di Pandaan-Pasuruan. Perjalanan ke kunjungan pertama berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Di PT Yakult Indonesia Persaada mempelajari sejarah, manfaat, serta bagaimana distribusi produk Yakult ke konsumen. Setelah itu berkunjung ke bagian produksi mengetahui proses produksi Yakult mulai dari proses persiapan bahan baku, sterilisasi, fermentasi, pencampuran, pengemasan, dan standar kualitas yang digunakan. Di PT Atlantic Biru Raya kita juga mengetahui bagaimana proses pengambilan air dari sumber air, penyaringan, strerilisasi, serta pengemasan dari produk air mineral kemasan “Cheers”. Setelah selesai di kunjungan industri pertama, dilanjutkan dengan makan siang dan istirahat bersama di Rest Area Tol Surabaya Gempol. Selanjutnya ke kunjungan industri kedua yaitu PT Berkah Aneka Laut yang berada di Kabupaten Probolinggo. Di PT Berkah Aneka Laut mengalami proses pengolahan ikan hasil tangkap mulai dari fasilitas penyimpanan hingga proses pendistribusian. Setelah kunjungan industri kedua selesai maka dilanjutkan perjalanan ke Bali. Sebelum menyebrangi selat Bali di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Enzigo melakukan makan malam terlebij dahulu di Rumah Makan. Kemudian dilanjutkan dengan menyebrangi selat Bali di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.
Pada hari selanjutnya (8/10/2024), Enzigo telah tiba di Bali dan melakukan sarapan dan bebersih diri terlebih dahulu di Rumah Makan Kurnia Village yang berada di Kabupaten Tabanan. Kemudian melanjutkan kunjungan ke Pusat Oleh-Oleh Dewata Bali yang berada di Kota Denpasar serta melakukan makan siang bersama. Setelah kunjungan ke pusat oleh-oleh pertama selesai maka perjalanan dilanjutkan ke Krisna Blangsinga yang terletak di Kabupaten Gianyar. Setelah sampai di Krisna Blangsinga Malam Keakraban Enzigo dimulai bersamaan dengan acara dinner with Enzigo dan tak lupa juga untuk mengambil momen foto bersama Enzigo sebagai kenang-kenangan dari kebersamaan Teknik Industri 22 pada Studi Ekskursi 2024. Acara Malam Keakraban berlangsung sekitar 2 jam dan pada pukul 21.00 WITA Enzigo bergegas untuk menuju Berry Biz Hotel Sunset Road untuk beristirahat.
Pada hari ketiga (9/10/2024) sebelum melanjutkan kunjungan industri terakhir yaitu UPTD Pengolahan Air Limbah Provinsi Bali, dilakukan sarapan bersama di Hotel. Di UPTD PAL Bali yang mengenal bagaimana proses pengolahan air limbah dengan teknologi Facultative Aerated Lagoon dan kolam sedimentasi untuk mengolah air limbah. Setelah kunjungan industri terakhir selesai, maka dilanjutkan dengan kunjungan wisata pertama yaitu di Tanjung Benoa yang memiliki berbagai wisata wahana air seperti banana boat, jetski, parasailing, flyboarding, snorkeling, dan diving. Selain wisata wahana air, kita juga dapat berkunjung di pulau penyu yang merupakan tempat penangkaran penyu hijau. Makan siang bersama pun dilakukan di Tanjung Benoa. Setelah itu dilanjutkan kunjungan wisata terakhir yaitu Pantai Melasti yang mana pantai ini memiliki daya tarik keindahan pasir dan tebingnya yang putih serta nilai kebudayaan dimana Pantai Melasi lokasi upacara keagamaan Hindus Bali seperti Melasti. Setelah selesai kunjungan wisata terakhir maka perjalanan kembali ke Surabaya dimulai. Makan malam bersama kali ini dilaksakanan di Rumah Makan Soka yang berada di Kabupaten Tabanan. Setelah makan malam selesai perjalanan pulang dilanjutkan kembali.
“Kita pernah berjalan bersama, menghadapi suka dan duka sebagai satu angkatan. Kini, langkah kita mungkin berbeda arah, tapi cerita ini akan selalu menjadi pengingat bahwa kita pernah berbagi mimpi yang sama.”
ENZIGO – BANGKIT DENGAN RASA, MENGUATKAN DENGAN CINTA
Putri Dwi R. J
Kominfo’22